NASA Umumkan 6.000 Eksoplanet Terkonfirmasi, Tonggak Baru Eksplorasi Antariksa

NASA baru saja mengumumkan pencapaian besar dalam penelitian antariksa: jumlah eksoplanet yang berhasil dikonfirmasi kini mencapai 6.000 planet. Penemuan ini merupakan hasil kerja selama kurang lebih tiga dekade, sejak eksoplanet pertama diidentifikasi pada 1990-an.

Sebagai perbandingan, hanya tiga tahun lalu jumlah eksoplanet yang terdeteksi baru mencapai 5.000. Artinya, laju penemuan semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi teleskop dan metode observasi. Para ilmuwan bahkan meyakini masih ada miliaran planet lain yang menunggu untuk ditemukan di luar tata surya kita.

Perjalanan Sejarah Penemuan Eksoplanet

Pencapaian ini bertepatan dengan peringatan penemuan 51 Pegasi b, eksoplanet pertama yang ditemukan mengorbit bintang mirip Matahari pada 6 Oktober 1995. Planet gas raksasa tersebut berjarak sekitar 50 tahun cahaya dari Bumi.

Namun, catatan penemuan eksoplanet sebenarnya lebih awal, yaitu tahun 1992, ketika para astronom mengidentifikasi planet yang mengorbit sebuah pulsar (bintang neutron berputar). Meski demikian, 51 Pegasi b menjadi penanda awal babak baru dalam pencarian “dunia lain” yang lebih mirip dengan planet-planet di tata surya.

8.000 Kandidat Masih Menunggu Konfirmasi

Menurut NASA, daftar eksoplanet yang sudah dikonfirmasi terus diperbarui. Saat artikel ini ditulis, jumlah resmi sudah mencapai 6.007 planet. Masih ada sekitar 8.000 kandidat lain yang menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Salah satu penemuan terbaru adalah KMT-2023-BLG-1896L b, planet mirip Neptunus dengan massa sekitar 16 kali Bumi. Banyak penemuan ini berkat kontribusi misi TESS (Transiting Exoplanet Survey Satellite) yang menemukan lebih dari 600 planet, serta teleskop Kepler yang meskipun sudah pensiun, pernah mengidentifikasi lebih dari 2.600 eksoplanet.

Ragam Jenis Eksoplanet

Data NASA mencatat beragam kategori eksoplanet, di antaranya:

  • 2.035 planet seukuran Neptunus dan Uranus – atmosfer didominasi hidrogen dan helium, dengan inti padat.

  • 1.984 raksasa gas mirip Jupiter – planet besar dengan struktur menyerupai Jupiter.

  • 1.761 super-Bumi – lebih besar dari Bumi tetapi lebih kecil daripada Neptunus.

  • 700 planet berbatu – berpotensi memiliki karakteristik paling dekat dengan Bumi.

  • 7 planet dengan tipe unik – belum terklasifikasi sepenuhnya.

Beberapa di antaranya tergolong “eksotis”, misalnya planet yang separuh permukaannya dilapisi lava, planet kaya karbon yang berpotensi memiliki struktur seperti berlian, hingga planet dengan kecepatan orbit ekstrem.

Pentingnya Penelitian Eksoplanet

Dawn Gelino, Kepala Program Eksplorasi Eksoplanet NASA di Jet Propulsion Laboratory, menyatakan bahwa setiap penemuan planet baru memberi wawasan penting.

“Dengan memahami ragam eksoplanet, kita bisa memperkirakan seberapa umum planet mirip Bumi, sekaligus mengetahui di mana sebaiknya kita mencarinya,” ujarnya.

Bagi ilmuwan, perburuan eksoplanet bukan sekadar menghitung jumlah, tetapi juga mencari jawaban atas pertanyaan besar: apakah ada planet lain yang benar-benar menyerupai Bumi?

Pencapaian 6.000 eksoplanet terkonfirmasi menjadi tonggak bersejarah dalam dunia astronomi. Setiap planet yang ditemukan bukan sekadar angka, melainkan sebuah dunia utuh yang menyimpan misteri.

Dengan teknologi yang semakin maju, para ilmuwan optimis bahwa eksplorasi kosmik ke depan akan membawa kita lebih dekat pada penemuan planet yang mungkin suatu hari menjadi “kembaran Bumi”.

SHARE

C ©2025 - thefrenchrealtors reated wit systeme.ioPrivacy policyTerms of service